Jumat, 03 November 2017

4. Gerakan Menuju Partisipasi Politik
Partisipasi warga negara dalam suatu negara akan berjalan seiring dengan tingkat
kesadaran politik warga negara. Makin tinggi tingkat kesadaran politik dalam suatu negara
akan mendorong partisipasi warga negara dalam kegiatan politik. Kesadaran politik yang
mendorong gerakan ke arah partisipasi politik dipengaruhi oleh beberapa hal.
Menurut Myron Weinr, ada beberapa hal yang dapat memperluas arah partisipasi politik
dalam proses politik, yaitu:
a. Modernisasi
Kemajuan dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi serta berkembangnya
industrialisasi, memacu perbaikan dalam segala aspek kehidupan termasuk perbaikan
pendidikan. Peran media massa sebagai sarana komunikasi masyarakat menunjang ke
arah kemajuan. Dengan kondisi semacam ini, ada sebagian warga negara yang merasakan
terjadinya perubahan nasib. Kondisi demikian mendorong mereka menuntut untuk berperan
dalam kegiatan politik. Hal inilah yang akan memperluas gerakan ke arah partisipasi politik.
b. Perubahan-perubahan struktur kelas sosial
Salah satu akibat modernisasi adalah munculnya perubahan kelas sosial, seperti kelas
pekerja baru dan kelas pekerja menengah. Selain itu, stratifi kasi sosial dalam masyarakatpun
akan makin terlihat jelas. Dengan demikian, bagi yang berkepentingan akan menuntut
partisipasi politik untuk berusaha memengaruhi pembuatan kebijakan politik.
c. Pengaruh kaum intelektual dan komunikasi massa modern
Lahirnya kaum intelektual seperti sarjana, kritikus, pengarang, dan lain-lain sangat
berpengaruh terhadap penentuan kebijakan politik suatu negara. Melalui pendapat, ide, saran
maupun kritikan, mereka dapat akan memengaruhi pola pikir masyarakat dan membangkitkan
tuntutan akan partisipasi politik. Situasi yang demikian dapat memengaruhi pembuatan
kebijakan politik pemerintah. Selain itu, makin berkembangnya sarana transportasi dan
komunikasi modern, makin memperlancar penyebaran ide-ide baru.
d. Konfl ik di antara kelompok-kelompok pemimpin politik
Dalam rangka mendapat dukungan dari masyarakat guna merebut kekuasaan dalam
bidang pemerintahan, para pemimpin kelompok-kelompok politik menggunakan berbagai
macam cara. Berbagai macam cara tersebut, seperti menumbuhkan ide-ide baru, beropini,
bahkan dengan cara kekerasan, apabila saling berbenturan sehingga menimbulkan konfl ik.
Adanya konfl ik tersebut, mendorong sebagian masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar